Hai Teman :) Update Lagi nih, tapi isi blog dengan isi Laporanku kali ini agak berbeda, karena aku lagi males upload foto-foto, mungkin nanti bakalan aku edit lagi postingan di blog ini :)
Keamanan Jaringan dengan Mikrotik
Sistem keamanan jaringan komputer adalah
cabang dari teknologi yang dikenal sebagai informasi keamanan yang diterapkan
pada komputer dan jaringan. Tujuan keamanan komputer meliputi perlindungan
informasi dari pihak yang tidak berkepentingan dengan tetap memudahkan akses
dan penggunaan oleh para pengguna. Keamanan sistem komputer merupakan mekanisme
dan proses kolektif terhadap informasi sensitif dan berharga dan juga layanan
yang dilindungi dari publikasi, gangguan atau kehancuran oleh kegiatan yang
tidak sah atau individu yang tidak dapat dipercaya dan kejadian-kejadian yang
tidak direncanakan masing-masing.
Jenis-Jenis Serangan :
Port
Scanning
Merupakan suatu proses untuk mencari
dan membuka port pada suatu jaringan komputer. Dari hasil scanning akan didapat
letak kelemahan system tersebut. Pada dasarnya sistem port scanning mudah untuk
dideteksi, tetapi penyerang akan menggunakan beberapa cara metode untuk menyembunyikan
serangan.
Teardrop
Teknik penyerangan dengan
mengeksploitasi proses disassembly-reassembly paket data. Dalam jaringan
internet sering kali data harus dipotong menjadi paket yang lebih kecil untuk
menjamin reliabilitas dan proses multiple akses jaringan. Pada proses
pemotongan data paket yang normal, setiap potongan diberi informasi offset data
yang berbunyi “Potongan byte ini merupakan potongan 600 byte dari total 800 byte paket yang dikirimkan”. Program teardrop memanipulasi potongan data sehingga terjadi
overlapping antara paket yang diterima di bagian penerima setelah
potongan-potongan paket disusun kembali.
IP
Spoofing
Teknik ini bekerja dengan mengganti
alamat IP pengguna yang lain yang bukan penyerang sebenarnya. Hal ini terjadi
karena salah rancang (design flaw) bagian urutan nomor (sequence number) dari
paket TCP/IP. Dalam beberapa kasus, penyerang menggunakan satu alamat IP sumber
yang spesifik pada semuapaket IP yang keluar untuk membuat semua pengembalian
paket IP dan pesan ICMP ke pemilik alamat tersebut.
ICMP
Flood
Penyerang melakukan eksploitasi dengan
tujuan untuk membuat target host menjadi terganggu, yang disebabkan oleh
pengiriman sejumlah paket yang besar ke arah target host. Eksploitasi sistem ini
dilakukan dengan mengirimkan suatu perintah “ping” dengan tujuan broadcast atau
multicast dimana pengirim dibuat seolah-olah adalah target host. Semua balasan
dikembalikan ke target host. Hal inilah yang menyebabkan host target menjadi
terganggu dan menurunkan kinerja jaringan bahkan dapat menyebabkan denial of
service.
UCP
Flood
UDP flood mengaitkan dua sistem
tanpa disadari. Dengan cara spoofing, User Datagram Protocol (UDP) flood attack
akan menempel pada servis UDP chargen di salah satu mesin, yang untuk keperluan
“percobaan” akan mengirimkan sekelompok karakter ke mesin lain, yang diprogram
untuk mengecho setiap kiriman karakter yang diterima melalui servis chargen. Karena
paket UDP tersebut di-spoofing diantara ke dua mesin tersebut maka yang terjadi
adalah “banjir” tanpa henti paket kiriman karakter yang tidak berguna diantara
diantara kedua mesin tersebut. Untuk menanggulangi UDP flood, disable semua
servis UDP di semua mesin di jaringan, atau dengan menyaring semua servis UDP
yang masuk pada firewall.
Packet
Interception
Gangguan jenis ini
dilakukan dengan membaca paket di saat paket tersebut sedang mengalami packet
sniffing. Packet interception merupakan cara penyerang untuk mendapatkan
informasi yang ada di dalam paket tersebut. Hal ini dapat dicegah dengan mengenkripsi terlebih dahulu,
sehingga penyerang akan mengalami kesulitan untuk membuka paket tersebut.
Smurf
Attack
Gangguan jenis ini biasanya
dilakukan dengan menggunakan IP spoofing, yaitu mengubah nomor IP dari
datangnya request. Dengan menggunakan IP spoofing, respons dari ping tadi
dialamatkan ke komputer yang IP-nya di-spoof. Akibatnya, komputer tersebut akan
menerima banyak paket. Hal ini dapat mengakibatkan pemborosan penggunaan
bandwidth jaringan yang menghubungkan komputer tersebut.
Tujuan Keamanan Jaringan :
1.
Confidentiality
Merupakan usaha untuk menjaga
informasi dari pengguna yang tidak berhak mengakses. Confidentiality biasanya berhubungan
dengan informasi yang diberikan ke pihak lain.
2.
Integrity
Keaslian pesan yang dikirim melalui
sebuah jaringan dan dapat dipastikan bahwa informasi yang dikirim tidak
dimodifikasi oleh pengguna yang tidak berhak dalam perjalanan informasi
tersebut.
3.
Availability
Aspek availability atau ketersediaan
berhubungan dengan ketersediaan akses terhadap informasi yang dibutuhkan.
Sistem informasi yang diserang dapat menghambat atau meniadakan akses ke
informasi.
MikroTik adalah suatu RouterOS
(Router Operating System) yaitu sistem operasi atau software yang dapat
digunakan menjadi komputer router network yang handal dengan berbagai fitur
yang dibuat untuk mengatur ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan
oleh ISP dan provider hotspot. Untuk instalasi Mikrotik tidak dibutuhkan
piranti lunak tambahan atau komponen tambahan lain. Mikrotik didesain untuk
mudah digunakan dan sangat baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan
komputer seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala
kecil hingga yang kompleks sekalipun.
Sistem operasi mikrotik,
adalah sistem operasi Linux base yang digunakan sebagai network router. dibuat untuk
memberikan kemudahan dan kebebasan bagi
penggunanya. Pengaturan Administrasinya dapat dilakukan menggunakan Windows
Application (WinBox). Komputer yang akan
dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan spesifikasi yang tinggi,
misalnya hanya sebagai gateway. Kecuali mikrotik diguankan untuk keperluan
beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) sebaiknya
menggunakan spesifikasi yang cukup memadai. Fitur-fitur mikrotik diantaranya : Firewall & Nat, Hotspot,
Routing, DNS server, Point to Point Tunneling Protocol, Hotspot, DHCP
server,dan masih banyak lagi.
Jenis-Jenis Mikrotik :
1.
Mikrotik
RouterOS
Adalah versi MikroTik dalam bentuk
perangkat lunak yang dapat diinstal pada komputer rumahan (PC) melalui CD. File
image MikroTik RouterOS dapat diunduh dari website resmi MikroTik,
www.mikrotik.com. Namun file image ini merupakan versi trial MikroTik yang
hanya dapat digunakan dalam waktu 24 jam saja. Untuk dapat menggunakannya
secara full time, harus membeli lisensiKey dengan catatan satu lisensi key
hanya untuk satu harddisk.
2.
Built
in Hardware Mikrotik
Merupakan MikroTik dalam bentuk
perangkat keras yang khusus dikemas dalam board router yang di dalamnya sudah
terinstal MikroTik RouterOS. Untuk versi ini, lisensi sudah termasuk dalam
harga router board MikroTik. Contoh MikroTik dalam bentuk perangkat keras
adalah RouterBoard 433 2 Access Point Indoor.
Sistem Level Lisensi
Mikrotik bukanlah perangkat lunak
yang gratis jika anda ingin memanfaatkannya secara penuh, dibutuhkan lisensi
dari MikroTikls untuk dapat menggunakanya alias berbayar. Mikrotik dikenal
dengan istilah Level pada lisensinya. Tersedia mulai dari Level 0 kemudian 1, 3
hingga 6, untuk Level 1 adalah versi Demo Mikrotik dapat digunakan secara
gratis dengan fungsi-fungsi yang sangat terbatas. Tentunya setiap level memilki
kemampuan yang berbeda-beda sesuai dengan harganya, Level 6 adalah level
tertinggi dengan fungsi yang paling lengkap. Secara singkat dapat digambarkan
jelaskan sebagai berikut :
- Level 0 (gratis) : tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan fitur hanya dibatasi selama 24 jam setelah instalasi dilakukan.
- Level 1 (demo) : pada level ini kamu dapat menggunakannya sbg fungsi routing standar saja dengan 1 pengaturan serta tidak memiliki limitasi waktu untuk menggunakannya.
- Level
3 : sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala
perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan
pengelolan perangkat wireless tipe klien.
- Level
4 : sudah mencakup level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola
perangkat wireless tipe akses poin.
- Level 5 : mencakup level 1, 3 dan 4
ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah pengguna hotspot yang lebih
banyak.
- Level
6 : mencakup semua level dan tidak memiliki limitasi apapun.
Kelebihan dan Kekurangan Mikrotik :Kelebihan Mikrotik :1. Mikrotik memiliki Operating System Kalo tidak salah di sebut RouterOs Mikrotik yang dibangun dengan core Linux opensource pula, yang menyebabkan router ini lebih murah dibanding dengan router lainnya2. Dari segi pengoprasiannya Mikrotik tergolong friendly dengan software winbox yang dimilikinya.3. RouterOS Mikrotik juga sudah bisa mendeteksi berbagai macam ethernet card dari berbagai vendor yang ada.Kekurangan Mikrotik :Mikrotik mengeluarkan sertifikasi, namun sertifikasi tersebut masih kurang populer dibanding dengan vendor lain seperti cisco yang sudah diakui international Mungkin kurang bagus untuk menangani jaringan sekala yang besar karena dukungan hardwarenya. - Level
3 : sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala
perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan
pengelolan perangkat wireless tipe klien.
Thank you guys telah mantengin postingan di blog ini :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar